Kadang ada anak yang menceritakan perilaku "buruknya" kepada orangtua bukan karena ia melakukan keburukan tersebut, tetapi semata untuk memancing perhatian orangtua. Kadang pula terjadi anak melakukan tindakan yang tampak buruk, tetapi ia memaksudkannya untuk kebaikan, hanya saja ia salah dalam bertindak. Dalam hal ini, tanggapan orangtua sangat penting. Orangtua perlu menggali lebih lanjut, memberikan pertanyaan untuk menelusuri sebab tindakan, bagaimana dilakukan, kapan peristiwanya sehingga dengan demikian orangtua tidak tergesa-gesa memberi penilaian.